Website Harus Punya Job yang Jelas

Website perlu punya job yang jelas dan benar-benar dipakai oleh tim.

Banyak perusahaan punya website karena merasa memang harus punya.

Domain aktif, profil perusahaan ada, nomor kontak tercantum. Secara teknis selesai. Tapi tidak ada yang benar-benar memakai atau merawatnya.

Tentukan job website

Website bisa mengerjakan hal yang berbeda:

  • mengenalkan perusahaan sebelum rapat;
  • menjawab pertanyaan dasar calon klien;
  • menerima permintaan penawaran;
  • menerbitkan artikel;
  • menampilkan katalog; atau
  • mengurangi manual work tim.

Tidak perlu mengambil semua peran. Dua job yang jelas lebih kuat daripada enam tujuan yang tidak pernah diurus.

Cocokkan isi dengan jalur calon klien

Kalau sebagian besar klien datang dari rekomendasi, website mungkin tidak perlu menjelaskan dari nol. Ia perlu memperkuat rasa percaya dan menunjukkan pengalaman.

Kalau klien datang dari Google, halaman layanan harus jauh lebih lengkap karena orang belum mengenal perusahaan.

Sumber kunjungan mengubah cara isi disusun.

Beri alasan untuk kembali

Website company profile bisa tetap sederhana. Namun kalau bisnis ingin orang kembali, perlu ada sesuatu yang berubah: artikel, proyek, katalog, jadwal, atau informasi lain yang memang berguna.

Jangan membuat blog hanya karena semua website punya blog. Buat kalau tim punya bahan dan waktu untuk merawatnya.

Ukur hal yang masuk akal

Jumlah kunjungan sering jadi ukuran yang lemah.

Untuk bisnis dengan nilai proyek tinggi, beberapa permintaan yang tepat lebih berguna daripada ribuan pembaca acak. Perhatikan halaman yang dibuka sebelum orang menghubungi, jenis pertanyaan yang masuk, dan apakah tim sales benar-benar memakai website.

Website perlu pemilik

Seseorang perlu bertanggung jawab atas isi, meskipun hanya memeriksa tiap tiga bulan.

Tanpa pemilik, informasi akan basi. Saat itu website kembali menjadi formalitas.

Pertanyaan yang lebih berguna: job apa yang dilakukan website ini untuk tim dan calon klien?

Punya project yang ingin didiskusikan? Discovery Call.

Back to Insights