Kenapa Banyak Website Bisnis Terlihat Sama?
Coba buka beberapa website company profile secara acak.
Scroll sebentar.
Hero besar. Foto tim senyum. Tiga poin keunggulan. Section "About Us" yang isinya kurang lebih sama.
Rasanya familiar.
Masalahnya bukan karena semuanya pakai template. Kadang justru karena cara menyusunnya memang tidak pernah benar-benar dipikirkan.
Terlalu Fokus ke Tampilan
Banyak project website dimulai dari pertanyaan ini:
"Mau desainnya seperti apa?"
Padahal sebelum itu, ada pertanyaan yang lebih penting:
- Siapa target market-nya?
- Apa yang ingin mereka pahami dalam 30 detik pertama?
- Apa yang membuat bisnis ini berbeda?
Kalau pertanyaan-pertanyaan itu tidak dijawab, hasil akhirnya sering terasa generik. Bagus secara visual, tapi kosong secara arah.
Mengikuti Pola Tanpa Konteks
Ada struktur yang memang umum dipakai:
- Hero
- About
- Services
- Testimoni
- Contact
Struktur itu tidak salah.
Yang jadi masalah adalah ketika semua bagian diisi dengan konten yang mirip satu sama lain.
Kalimat seperti:
"Kami adalah perusahaan yang berkomitmen memberikan layanan terbaik."
Secara teknis tidak salah. Tapi juga tidak memberi alasan kenapa orang harus peduli.
Tidak Berangkat dari Posisi Bisnis
Website yang kuat biasanya jelas dari awal:
- Mereka melayani siapa
- Mereka menyelesaikan masalah apa
- Kenapa pendekatan mereka berbeda
Tanpa itu, website hanya jadi etalase informasi. Bukan alat komunikasi yang terarah.
Dan ketika banyak bisnis tidak mendefinisikan posisinya dengan jelas, hasilnya pun terlihat seragam.
Jadi Harus Beda Secara Visual?
Belum tentu.
Tidak semua website harus terlihat unik atau "wah".
Yang lebih penting adalah terasa relevan dan masuk akal untuk bisnis tersebut.
Kadang yang membuat website terasa berbeda bukan animasi atau layout yang aneh, melainkan kejelasan pesan dan struktur yang rapi.
Penutup
Website terlihat sama bukan karena kurang kreatif.
Sering kali karena tidak dimulai dari arah yang jelas.
Kalau sebelum desain sudah tahu mau menyampaikan apa dan kepada siapa, biasanya hasil akhirnya tidak akan terasa generik.
Kalau saat ini website bisnis Anda terasa tidak benar-benar mencerminkan posisi yang ingin dituju, mungkin masalahnya bukan di desainnya.
Bisa jadi hanya perlu ditata ulang dari cara berpikirnya dulu, siapa yang ingin Anda tuju dan apa yang ingin mereka pahami.
Kadang perubahan paling signifikan justru dimulai dari merapikan arah, bukan mengganti semuanya sekaligus.