Kapan Website Bisnis Perlu Dibereskan?

Tidak perlu menunggu rusak. Kadang bisnisnya sudah berubah lebih dulu.

Website tidak punya tanggal kedaluwarsa. Kalau masih cepat, informasinya benar, dan calon klien mudah memakainya, tidak ada alasan untuk mengganti hanya karena tren.

Tapi ada beberapa tanda yang cukup jelas.

Layanan di website sudah tidak sesuai

Bisnis berubah lebih cepat daripada website.

Mungkin layanan utama sudah berganti, segmen klien sudah naik, atau cara tim bekerja sudah berbeda. Kalau halaman masih menjelaskan versi lama, calon klien mendapat gambaran yang keliru.

Dalam kondisi ini, mengganti warna tidak akan menyelesaikan masalah. Isi dan struktur perlu dibahas ulang.

Anda enggan mengirim tautannya

Ini tanda yang sangat praktis.

Kalau tim sales lebih memilih mengirim profil PDF atau Instagram karena website terasa memalukan, website tersebut sudah kehilangan salah satu fungsi utamanya.

Cari tahu penyebabnya. Bisa karena desain, tulisan, proyek lama, atau semuanya sekaligus.

Perubahan kecil selalu merepotkan

Mengganti anggota tim atau menambah artikel seharusnya tidak menjadi proyek teknis.

Kalau setiap pembaruan berisiko merusak tampilan, mungkin struktur kode atau sistem pengelolaannya sudah perlu dibenahi.

Tidak selalu harus membangun ulang. Kadang cukup mengganti cara konten disimpan dan menata ulang beberapa komponen.

Website terasa lambat di ponsel

Coba buka dengan jaringan seluler, bukan Wi-Fi kantor.

Perhatikan waktu sampai judul dan tombol utama bisa dipakai. Kalau gambar besar, script lama, atau efek visual membuat halaman tersendat, perbaikannya layak diprioritaskan.

Tim terus menambahkan tambalan

Satu menu baru. Satu tombol tambahan. Satu halaman kampanye yang tidak terhubung ke mana-mana.

Tambalan kecil lama-lama membuat website sulit dibaca dan sulit dirawat. Saat itu terjadi, audit struktur biasanya lebih berguna daripada menambah bagian baru lagi.

Perbarui sesuai masalahnya

Tidak semua tanda di atas berujung pada desain ulang penuh.

Kalau masalahnya konten, benahi konten. Kalau masalahnya performa, audit teknis. Kalau masalahnya sistem pengelolaan, pertimbangkan CMS yang lebih sesuai.

Mulai dari masalah yang bisa dibuktikan. Tren visual boleh menjadi pertimbangan, tapi bukan alasan utama.

Punya project yang ingin didiskusikan? Discovery Call.

Back to Insights