Pertanyaan soal harga selalu muncul. Wajar.
Dari luar, dua website bisa terlihat mirip. Sama-sama punya lima halaman, contact form, dan mobile view. Effort di belakangnya belum tentu sama.
Jumlah halaman bukan ukuran yang cukup
Satu halaman bisa memakai materi yang sudah rapi. Tinggal menata dan membangunnya.
Halaman lain mungkin perlu interview, rewrite, illustration, CMS, form integration, dan beberapa putaran revision. Di scope, keduanya tetap tertulis sebagai “satu halaman”.
Daftar harga berdasarkan jumlah halaman sering menyesatkan.
Apa yang biasanya memengaruhi biaya
Beberapa hal yang paling terasa:
- kondisi materi tulisan dan gambar;
- jumlah tipe halaman, bukan jumlah total halaman;
- kebutuhan CMS;
- integrasi dengan layanan lain;
- tingkat kebebasan desain;
- kebutuhan migrasi dari website lama; dan
- siapa yang akan merawat website setelah launch.
Semakin banyak hal yang belum jelas, semakin besar waktu yang perlu disiapkan untuk mencari jawabannya.
Harga murah tidak otomatis buruk
Untuk bisnis yang baru mulai, landing page dari template bisa jadi pilihan yang masuk akal. Tidak semua perusahaan perlu proyek besar.
Masalah muncul saat ruang lingkup kecil dipakai untuk kebutuhan yang sebenarnya rumit. Hasilnya sering berupa kompromi yang baru terasa beberapa bulan kemudian: konten sulit diubah, halaman lambat, atau struktur harus dibongkar saat layanan bertambah.
Cara menilai penawaran
Jangan berhenti di angka akhir. Cek juga:
- siapa yang menyiapkan konten;
- berapa banyak revisi yang masuk;
- apakah tampilan ponsel dirancang atau hanya dibiarkan menyusut;
- apakah ada testing sebelum launch;
- apakah CMS termasuk; dan
- apa yang terjadi setelah serah terima.
Proposal yang sehat tidak harus panjang. Yang penting scope bisa dipahami.
Mulai dari kebutuhan yang paling dekat
Kalau anggaran terbatas, potong ruang lingkup. Jangan memotong bagian penting dari semua halaman.
Pilih halaman utama, layanan inti, dan kontak. Kerjakan dengan benar. Bagian lain bisa menyusul setelah website dipakai dan kebutuhan berikutnya terlihat.
Harga terasa masuk akal ketika scope terlihat: apa yang dibayar, apa yang belum masuk, dan masalah apa yang selesai.